Wabup Pasaman H. Atos Pratama, Minta Pantau Perkembangan Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan

WARTASUMBAR.COM: PASAMAN --- Wakil Bupati Pasaman H Atos Pratama dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Pasaman juga langsung mengunjungi para korban di RSUD Lubuksikaping. Wakil Bupati meminta "Kepada pihak rumah sakit dan dinas terkait agar selalu pantau perkembangan pasien yang dirawat di rumah sakit mau pun yang sudah pulang,"harapnya. 

Direktur RSUD Lubuk Sikaping, dr. Yong Marzuaili mengatakan tim medis terus memantau kondisi Silvia yang ada di ruang observasi. "Tim medis kita terus memantau perkembangan kesehatannya, termasuk kesehatan 25 orang pasien lainnya yang masih di rawat di rumah sakit dan pasien yang sudah pulang," ujarnya.

Salah seorang korban dugaan keracunan makanan, Silvia Novaliza (29) mengaku lebih dari 23 kali mengalami diare. Korban berulang kali keluar masuk kamar mandi IGD RSUD Lubuk Sikaping sejak kemarin. Korban ini pun sedang hamil 6 bulan.

Saat ini, dia didampingi suami dan ibunya terbaring lemah di ruang IGD RSUD Lubuk Sikaping, Jumat 13 April 2018. "Saya sudah lebih 23 kali mencret baik di rumah maupun di rumah sakit. Saat ini kondisi saya lemah karena mengandung juga," kata Silvia.

Silvia merupakan seorang bidan desa di Kuamang yang merupakan warga Kecamatan Panti, mengaku badannya mendingin, lemah dan mual sejak makan pecel lele di tempat Diklat Prajabatan. "Padahal saya hanya sedikit makan cabe pecal lelenya," ujar Silvia dihadapan Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama dan sejumlah kepala OPD Pemkab Pasaman.(#)

 

 

Index Berita