Tingkat Kemiskinan Kabupaten Pasaman Tahun 2017 Mencapai 7,60 Persen

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, diwakili Staf Ahli Bupati, Desrizal rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Pasaman dengan strategi pengutan keberlanjutan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping, Senin 14 Mei 2018.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat kemiskinan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat tahun 2017 capai angka 7,60 persen.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Bappeda, Dinsos Pasaman, Staf Ahli, Asisten l, Narasumber Linda Fitriany, SS., MM, Camat dan Wali Nagari se Pasaman serta Fasilitator SLRT nagari dan kecamatan.

Staf Ahli Bupati Desrizal, mengatakan perlu peningkatan upaya – upaya penanggulangan kemiskinan, baik dalam perumusan kebijakan maupun sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan, sehingga tingkat kemiskinan diakhir 2021 beseok menurun jadi 4,50 persen.

Desrizal menyebutkan, melalui rapat koordinasi itu diharapkan dapat dirumuskan langkah kebijakan dan permusan, sehingga program SLRT dapat mewujudkan pelayanan informasi dan rujukan bagi masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Pasaman.

Narasumber Linda Fitriany, SS., MM, juga Tenaga Ahli Pendamping Daerah SLRT mengatakan, 1720 pengaduan masyarakat telah diterima dan ditangani SLRT dengan direkomendasikan kepada dinas terkait. Pengaduan itu seperti tidak mampunya membiayai sekolah anak, direkomendasikan ke Baznas dan tidak dapat PKH akan direkomendasikan ke Kemensos dan masalah kemiskinan lainnya.(Anto)

 

Index Berita