Seorang Anak Prajurit TNI Berhasil Menembus NUN SMPN Tertinggi Di Kediri

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Bahagia bercampur haru, hari ini dirasakan Sertu Anis Suhartono anggota Koramil 11/Pare Kodim 0809/Kediri, usai anaknya Putri Regina Suhartono mendapat beasiswa langsung dari Bupati Kediri Haryanti Sutrisno ,usai anak pertama dari 2 bersaudara ini berhasil meraih NUN (Nilai Ujian Nasional) SMP se-Kabupaten Kediri, kamis (07/06/2018)

Penyerahan beasiswa ini diserahkan di aula kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri dan disaksikan langsung Kepala Sekolah SMPN 2 Pare Kediri Agus Sutjahjo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Subur Widono.

Putri Regina Suhartono yang berstatus pelajar SMPN 2 Pare Kediri, berhasil berprestasi meraih NUN tertinggi se-Kabupaten Kediri dengan nilai 37,1 dalam UNBK (Ujian nasional berbasis Komputer), dengan rincian bahasa Indonesia meraih nilai 90, bahasa Inggris meraih nilai 96, matematika meraih nilai 95 dan IPA meraih nilai 90. Pelajar yang lahir di tahun 2002 dan beralamat di RT 01 RW 01 Dusun Jambean Desa Manggis Kecamatan Puncu, merupakan putri dari pasangan Sertu Anis Suhartono dan Sri Maryati.

 “Anak saya tak punya trik khusus agar mendapatkan nilai tertinggi. Hanya, ada satu ritual yang tetap dia praktekan hingga ujian waktu itu, yaitu ia minta ibunya melangkahinya terlebih dulu, sebelum ia berangkat ujian. Bila dibuat ukuran, anak saya cuma belajar 5 sampai 6 jam sehari, kecuali hari sabtu dan minggu, saya bebaskan ia untuk refreshing sejenak,” tutur Anis Suhartono.

Sertu Anis Suhartono yang sudah mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI selama 21 tahun, tak terbayangan sama sekali sebelumnya, anaknya mampu meraih nilai tertinggi dalam UNBK se-Kabupaten Kediri.

“Anak saya ini juga hobi olahraga dan sampai saat ini, statusnya masih bergabung dengan klub bola voli Kelud yang ada di Pare. Sejak kecil, saya ingin anak saya terwadahi dengan kegiatan positif, seperti olahraga bola voli,” pungkasnya.

Saat ditanya, Putri Regina Suhartono mengaku telah mempersiapkan diri menghadapi UNBK jauh sebelum waktunya. Selama itu, secara  ia mengikuti bimbingan belajar dan berbagai tryout. Selain itu, setiap belajar, ia selalu mendengarkan musik sebagai pendampingnya. (dodik)

Index Berita