Penjualan Ikan Sampai Ekspor, Anggota Pokdakan Kabupaten Kediri

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Puluhan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kabupaten Kediri mengikuti seminar dua hari, Sabtu-Minggu, Maret - 4 Maret 2018 dengan mendatangkan nara sumber dari UPTD Bangil.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid melalui Danar Ariani Kabid Perikanan dan Budidaya Ikan menyampaikan, bahwa seminar yang digelar 2 hari ini, mengundang anggota Pokdakan Kabupaten Kediri.

"Hari ini, Sabtu untuk materi seminarnya lebih fokus pada pengendalian hama dan penyakit ikan. Danar berharap para peserta yang datang membawa sample air sumber yang berasal dari kolam dan ikan para peserta,"urainya.

Ia mengungkapkan dengan membawa sample air dan ikan dari kolam akan kita cek langsung, dan hasilnya langsung diketahui.

"Dikarenakan, pihaknya sudah menyiapkan petugas khusus untuk meneliti air sumber atau ikannya yang menjadi permasalahnya,"tutur Danar.

Disingung terkait kendala yang dialami para anggota seminar, Menurut Danar mengingat curah hujan yang tinggi, ini juga sangat berpengaruh pada kondisi ikan banyak yang mati.

"Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang pengendalian hama ikan, ada yang lebih penting yaitu obat ikan yang cocok dan sesuai dengan ikan yang dibudidayakan para peserta,"katanya.

Disusul, untuk seminar hari kedua, Minggu (4/3) untuk lebih difokuskan pada penjualan atau ekspor ikan. Dijelaskan Danar Ariyani mendatangkan nara sumber Jodie tentang proses penjualan ekspor, diharapkan para peserta diharapkan bisa lebih termotivasi.

Danar berharap dengan seminar 2 hari ini, bisa lebih meningkatkan hasil penjualan budidaya ikan dengan cara ekspor. Sekaligus penjualan lebih meningkat lagi. Dengan begitu, perekenomian para pelaku usaha budidaya khususnya Kabupaten Kediri bisa terangkat,"pungkasnya. (prijo)

Index Berita