Khawatir Diamuk Massa, 2 Terduga Pencuri Terpaksa Diamankan

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI. Nasib BIT (18 thn) dan MAN (22 thn) warga Desa Klampisan Kecamatan Kandangan, nyaris dihajar massa, usai ketangkap basah mencuri 8 ekor bebek, 1 unit sepda motor dan 1 unit hp. Kejadian ini terjadi di Dusun Glatik Desa Klampisan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, sekitar jam 03.00 wib pagi tadi, sabtu (09/06/2018)

Sebagaimana dilaporkan Danramil Kandangan Kapten Czi Kustoyo, warga Dusun Glatik Desa Klampisan berhasil menangkap terduga pencuri pada pagi hari tadi, setelah Sutopo (47 thn) serta warga setempat, menangkap pelaku. Beruntung di waktu yang hampir bersamaan, Babinsa Desa Klampisan Serda Totok Suyanto dan Babinkamtibmas Desa Klampisan Bripka Imam S. segera mengamankan kedua pelaku dari amarah warga, pasca berhasil ditangkap warga.

Menurut pengakuan Sutopo, dirinya sudah mencurigai keberadaan pencuri selama lebih dari sepekan, tetapi tidak diketahui siapa pencurinya. Atas inisiatifnya serta dukungan para tetangganya, Sutopo bersama warga melakukan pengintaian lebih dari 5 jam. Menurut penuturannya, pengintaian ini sudah dilakukan selama 4 hari berturut-turut dan baru pagi tadi kedua pelaku berhasil ditangkap.

“Saya sudah kehilangan 34 ekor bebek, tapi tidak tahu siapa pencurinya. Daripada ada fitnah disana-sini, saya berinisiatif didukung teman-teman, untuk menangkap pencurinya. Kami melakukan pengintaian lebih dari 5 jam dan hasilnya pelaku bisa kami tangkap,” ujarnya.

Sekitar jam 03.00 wib pagi tadi, kedua pelaku pencurian kepergok sedang membawa barang curiannya berupa 8 ekor bebek, 1 unit sepeda motor dan 1 unit hp. Kedua pelaku nyaris dihajar warga, tetapi secara kebetulan, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat sedang melakukan aktifitas patroli sahur bersama perangkat desa. Saat itu juga, kedua pelaku langsung dibawa ke kantor Polsek Kandangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut, terkait dugaan pencurian yang dilakukannya.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolsek. Kalau tidak segera diamankan, bisa-bisa dihajar ramai-ramai oleh warga. Kedua pelaku saat itu, masih diinterogasi secara ramai-ramai oleh warga. Bisa dicek kondisi tubuh pelaku tidak ada yang terluka sama sekali,” ungkap Kapten Czi Kustoyo.

Ia juga sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, karena kedua pelaku tergolong masih muda dan punya masa depan yang panjang, apalagi salah satu pelaku masih berstatus pelajar. Yang lebih disesalkan lagi, kedua pelaku tinggal dalam satu desa dengan korban pencurian dan ini juga menjadi beban moral yang cukup berat bagi keluarga pelaku pencurian. (aang)

 

Index Berita