Kawasan Industri Kuala Tanjung Diproyeksikan Tampung 110 ribu Tenaga Kerja

indonesiasatu, 02 Nov 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BATUBARA - Kawasan Industri Kuala Tanjung diperkirakan serap 110 ribu tenaga kerja- Kawasan Industri Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, diperkirakan akan menyerap 110.000 tenaga kerja. Untuk itu, kepada masyarakat Batubara agar mempersiapkan kualitas diri sehingga tidak hanya sebagai penonton di negeri sendiri.

Hal tersebut dikatakan Bupati Batubara, Zahir, saat acara konsultasi publik II, penyusunan rencana detail tata ruang di sekitar Kawasan Industri Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, di MPH Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Jumat (1/11/2019).

Dikatakannya, sebagai bentuk nyata keseriusan Pemkab Batubara terhadap segala perkembangan, pada saat ini Pemkab sedang melaksanakan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah masuk tahapan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Hal itu sebagai arah pedoman penataan ruang pembangunan, sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap investor yang menanamkan modalnya di Batubara.

“Saya pikir, di tahun 2023 nanti, kawasan ini sudah maju pesat. Di tahun 2024, diperkirakan sudah 110 ribu tenaga kerja yang dibutuhkan. Jelas ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kalau ekonomi sudah meningkat, berarti kita sudah makmur,” kata Zahir.

Ia mengatakan, konsultasi publik ini merupakan kelanjutan pertemuan sebelumnya, guna mematangkan seluruh masukan konsep arah pembangunan sekitar Kawasan Industri Kuala Tanjung hingga 20 tahun ke depan. Sehingga kita mampu memperkirakan dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap pembangunan dan perkembangan kawasan sekitar industri Kuala Tanjung sedini mungkin.

“Kawasan industri tersebut mendorong adanya peningkatan taraf perekonomian masyarakat serta daya saing bagi masyarakat Batubara. Untuk itu, kami perlu pendampingan dari Direktur Penataan Kawasan Kementerian ATR/BPN RI agar upaya Pemkab Batubara dapat segera terwujud,” ujarnya.

Sementara Direktur Penataan Kawasan, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN, Sufriyadi dalam paparannya menjelaskan tentang latar belakang BWP Utara Kawasan Perkotaan Kuala Tanjung. Diantaranya, tentang rencana sistem transportasi yang terpadu dengan Pelabuhan Kuala Tanjung dan potensi perkembangan kawasan perkotaan di sekitar Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Ia menuturkan, Pelabuhan Kuala Tanjung direncanakan akan terintegrasi dengan sistem transportasi darat. Yakni, jaringan Jalan Lintas Timur Pulau Sumatera, jalur kereta api Lintas Timur, jalan kolektor primer dari PKW Tebing Tinggi, dan jalan bebas hambatan ruas Kisaran-Tebing Tinggi.

Selain itu, kawasan di sekitar Kawasan Industri Kuala Tanjung berpotensi berkembang menjadi kawasan perkotaan akibat dilintasi jaringan transportasi darat (jalan bebas hambatan, jalan arteri dan jalur KA), sehingga terbuka akses dari dan ke pelabuhan serta Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Rahmat Hidayat.


Ket Photo : Bupati Batubara, Zahir, foto bersama peserta acara konsultasi publik II, penyusunan rencana detail tata ruang di sekitar Kawasan Industri Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara. 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu