Kajari Pasaman Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Korupsi ke Pengadilan Tipikor Padang

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Kejaksaan Negeri Pasaman, Sumatera Barat, sudah melimpahkan berkas perkara untuk empat tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp3 Miliar di Mapattunggul ke Pengadilan Tipikor Padang, Kamis (12/04/2018).

"Tadi siang sudah kita serahkan berkas perkara beserta Barang Bukti (BB) kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp3 Miliar di Mapattunggul ke Pengadilan Tipikor Padang. Tadi langsung diterima oleh Panitera Tipikor, Rimson Situmorang, SH, MH,"ujar Kajari Pasaman, Adhryansyah melalui Kasi Pidsus, Erik Eriyadi kepada journalist.id.

Sementara untuk keempat tersangka kata Erik Eriyadi, saat ini masih ditahan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping.

"Keempat tersangka masih di tahan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping. Kemungkinan minggu depan segera dipindahkan ke Padang sebelum sidang digelar,"kata Erik Eriyadi.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Pasaman menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Pintu Padang-Botung Busuk di Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.

Dari Keempat tersangka tersebut yaitu tiga orang merupakan anggota Kelompok Kerja (Pokja) ULP Pemkab.Pasaman dan satu orang rekanan yang mengerjakan proyek tahun anggaran 2016 tersebut.

Empat orang tersangka tersebut adalah satu orang tersangka Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Pasaman bernama Salman (43) dan Dasril (44) serta Doni (39) yang menjabat staf Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemudian Leonardy JD (47), selaku rekanan proyek pembangunan dari PT RCP.

Empat orang tersangka tersebut ditahan pada Kamis 1 Maret 2018 di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping setelah menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Pasaman.(#)

  • Whatsapp

Index Berita