Dinsos Nganjuk Janji Urus Lansia Terlantar

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Jawa Timur, tidak dapat dinikmati semua masyarakat Jawa Timur. Masih ada masyarakat Jawa Timur yang  hidup dibawah garis kemiskinan yang keberadaannya menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten maupun provinsi. 

Salah satunya yaitu Satona (78) warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang harus tidur di pinggir kamar mandi dan atap rumahnya bocor semua. Kisah hidup Satona ini menarik perhatian masyarakat Nganjuk beberapa bulan terahir. Terutama saat beberapa anggota Polsek Kertosono mengunjungi nenek Satona beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk Muhammad Yasin mengatakan bahwa timnya sudah turun kelapangan dan mendata kebutuhan sang nenek. Selanjutnya, dinas sosial akan memberikan beberapa bantuan awal dan bantuan lanjutan.

“Kita tahu viral di media kalau ada nenek di Kertosono yang hidup mengenaskan. Sudah kita data dan segera ditindak lanjuti kedepannya,” jelasnya, Senin (9/7).

Dijelaskannya, pada tahun ini dinas sosil memang sedang fokus merawat para lansia agar mendapat kehidupan layak dimasyarakat. Hal ini sesuai dengan program pemerintah pusat yang menggalakkan perhatian kepada lansia.

“Kedepan semoga tak ada lagi masyarakat yang hidup mengenaskan kayak nenek Satona,” tandas Yasin.

Sebelumnya, anggota Polsek Kertosono membantu seorang nenek bernama Satona (78) warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Kondisi Satona sangat memprihatinkan, nenek tua ini tidak punya tempat tinggal dan hidup sendirian di sebuah barak penampungan Dinas Sosial yang bocor dan dinding rumah yang berlobang-lobang.

“Setahun lalu (2017) saya dengan unit patroli Sabhara bersama Babinkamtibmas melalukan patroli ke Desa Pandantoyo. Saat itu cuara mendung dan hujan mulai gerimis. Saya dapat informasi ada nenek bernama Satona hidup memprihatikan karena kondisi fisik yang lemah. Ia hidup dan tidur di samping wc serta kamar mandi. Kalau musim hujan atap kamar mandinya pun bocor. Saya terpanggil jadi penolong dan sejak saat itu nenek ini kita berikan perhatian khusus,” jelas Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sissik, Minggu (8/7/2018).

Abraham menjelaskan, seiring dengan pejalanan waktu kondisi nenek Satona mulai membaik karena mendapatkan perhatian khusus jajaran Polsek Kertosono. Rumahnya tak lagi bocor dan kesehatannya pun kini tak terganggu. Sang nenek kini pun bisa melaksanakan aktivitasnya seperti dulu sebelum sakit.(solid/kla) 

  • Whatsapp

Index Berita